FIX
FIX
OPINI & WAWANCARA
Rasionalisasi Pemimpin
Oleh : M Alfan Alfian
JADWAL SHALAT   Subuh 05:29 WIB | Dzuhur 12:39 WIB | Ashar 15:59 WIB | Maghrib 18:40 WIB | Isya 19:46 WIB
EKONOMI & BISNIS

Bisnis Kayu Gaharu, Menggiurkan

Harga kayu Gaharu di patok mulai dari 10.000 hingga 2 milyar rupiah perkilogram
06 Januari 2013 08:35:00 WIB

Jakarta,POL

 

BANYAK orang yang tidak mengetahui jenis dan manfaatnya kayu Gaharu. Padahal kayu yang hanya tumbuh di Indonesia ini banyak sekali manfaatnya  baik lewat kontak (kalung, gelang), minuman serta makanan.

Kayu Gaharu terdapat di wilayah Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Aceh, Nusa Tenggara serta Papua ini banyak peminatnya, terutama warga asing asal Timur Tengah.

Mr. Abdul Kadir, begitu ia disapa, pemilik toko  ini  menjual dan membeli berbagai macam kayu Gaharu. Ia mengaku didatangi pelangganya dari luar negeri untuk pesan kayu yang sejak 300 tahun lalu mulai dimanfaatkan untuk pengobatan herbal serta sebagai baha ukiran..

“Harga kayu Gaharu di patok mulai dari 10.000 hingga 2 milyar rupiah perkilogram, “Kata Kadir kepada Pol  di  Lt GF Blok A Mangga Dua Squere, Gunung Sahari, Jakarta.

Contoh;  kayu Gaharu di konsumsi  lewat minuman, kayunya di masukan pada segelas air dan di diamkan semalaman,  lalu diminum.

"Lewat minuman ini bisa mencuci kotoran dalam tubuh manusia, ginjal dan memecahkan kencing batu serta menyembuhkan penyakit dalam lainnya," terangnya

Kayu Gaharu bisa juga dikonsumsi lewat makanan, yakni di kunyah seminggu sekali sebelum makan serta pengobatan atau pencegahan penyakit lewat pemakaian gelang maupun kalung.

Kayu ini juga bisa di jadikan sebagai aroma terapi mengharumkan ruangan, hingga wanginya sampai meresap ke ubun-ubun, membuat yang menghirup bagaikan berada di negeri dongeng serta pikiran penat pelan-pelan hilang.

Setiap kayu Gaharu kata Kadir aroma  berbeda-beda.

“Kayu ini dibakar mulai menjelang malam sebab jam-jam tersebut malaikat akan turun ke bumi, “ ujarnya. 


Tinggalkan komentar....





EKONOMI DAN BISNIS


Rusia Anggap Enteng Sanksi Uni Eropa dan Amerika

MENTERI Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa sanksi baru dari Uni Eropa atau Amerika…
01 September 2014 20:15:00 WIB

Rusia Anggap Enteng Sanksi Uni Eropa dan Amerika

MENTERI Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa sanksi baru dari Uni Eropa atau Amerika…
01 September 2014 16:53:00 WIB

Makam Korban Pembantaian Yahudi Ditemukan

01 September 2014 16:52:00 WIB

Wow, Istana Mewah Raja Arab Dilelang

01 September 2014 12:47:00 WIB

Iran Sebut Sanksi AS Tidak Adil dan Menindas

01 September 2014 12:17:00 WIB

Islamophobia, Fox News Harus Minta Maaf

01 September 2014 10:48:00 WIB

AC Milan Bekuk Lazio 3-1

01 September 2014 09:54:00 WIB

Dua Rumah Sakit Jadi Rujukan Jamaah Haji

14 Juni 2014 04:15:00 WIB

Perahu ini Berdesain Lamborghini

  PRIA asal AS bernama Gino Gargiulo membuat sebuah perahu berkecepatan tinggi bernama Raging Bull.…
14 Juni 2014 04:45:00 WIB

Ini 3 Strategi Junta Militer Thailand

01 September 2014 19:14:00 WIB

Jadi Tumbal Politik, Eggi Sebut Udar dizolimi

KUASA hukum mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Udar Pristono, Eggi Sudjana menilai pihak Kejaksaan Agung (Kejagung)…
01 September 2014 15:20:00 WIB

Peminat Kondotel Di Bali Sangat Tinggi

01 September 2014 14:21:00 WIB

Duh, Oknum Polri Permalukan Indonesia

01 September 2014 12:03:00 WIB

Rupiah Senin Ini Lanjut Penurunan Tipis

15 Juni 2014 02:55:00 WIB

Masuk Monas Kini Jadi Mahal ?

MENURUT Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kedepannya diperlukan wacana agar masuk…
15 Juni 2014 03:35:00 WIB

Jokowi-JK Harus Siap Dkritisi

IKLAN PALING BAWAH