Get Adobe Flash player
JADWAL SHALAT  Subuh 04:35 WIB | Dzuhur 11:47 WIB | Ashar 14:59 WIB | Maghrib 17:49 WIB | Isya 18:54 WIB

Ekonomi & Bisnis

Ide HM Soeharto Akan Dihidupkan Kembali

Ide cemerlang mantan Presiden ke 2 RI HM Soeharto dipandang perlu dikaji ulang dan dimanfaatkan Indonesia ditengah menghadapi persoalan pangan secara nasional.

Jumat, 15 November 2013 11:25 mrh I hrm|
Ide HM Soeharto Akan Dihidupkan Kembali
Lahan tidur akan dimanfaatkan untuk pertanian
Yogyakarta, POL

LEMBAGA Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat LPPM Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta melirik potensi lahan satu juta hektar yang ada di Kalimantan Tengah.

Lahan satu juta hektar merupakan proyek pemerintahan orde baru dimasa kepemimpinan HM Soeharto.

“Dalam memanfaatkan proyek lahan satu juta hektar harus kita mulai dari awal lagi. Namun saya merasa optimis proyek skala besar ide Pak Harto itu dapat kita wijudkan,” kata Ari Wijayani Kabid Pertanian LPPM UPN Veteran Yogyakarta disela sela acara Internasional Conference Green Agro Industri Investment For Our Future Jumat (15/11/2013) di Inna Garuda Hotel.

Lebih jauh Ari Wijayani menjelaskan beberapa peserta konferensi internasional yang hadir dalam acara yang diselenggarakan Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta menaruh perhatian besar terhadap potensi lahan tidur sisa lokasi pertambangan yang selama ini belum dimanfaatkan di Indonesia.

Ide cemerlang mantan Presiden ke 2 RI HM Soeharto dipandang perlu dikaji ulang dan dimanfaatkan Indonesia ditengah menghadapi persoalan pangan secara nasional.

“Sekarang tinggal bagaimana agreement pemerintah dalam memanfaatkan semaksimal mungkin proyek raksasa berskala besar di Kalimanatn Tengah. Memanfaatkan lahan tidur dan sisa sisa lahan pertambangan yang selama ini tidak dimanfaatkan dan diolah sebagai lahan pertanian,” pungkasnya. POL

Dibaca 253 kali

Pelita Online hari ini
Tinggalkan komentar....
Ekonomi & Bisnis
Krisis Eropa, RI Dibanjiri Barang Impor

Krisis Eropa, RI Dibanjiri Barang Impor

Meskipun pengaruh krisis Eropa tidak terlalu mengkhawatirkan bagi Indonesia, kata Rassidin, tetapi Indonesia harus tetap waspada.